MAGELANG -- Keberadaan Candi Borobudur di masa depan, diharapkan bermanfaat bagi kota-kota kecil di sekitarnya. Seperti Pabeban, Kota Magelang dan Muntilan. Hal itu, menurut Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, Purnomo Siswoprasetyo ketika di Magelang akhir pekan lalu, tercermin pada rancangan induk pengembangan kawasan wisata tersebut.
Rancangan tersebut, katanya, merupakan rancangan terbaik atas pengembangan kepariwisataan Borobudur. Rancangan itu bukan lagi sekedar mebuat ''zona and line'' yang meliputi berbagai aspek, seperti tata ruang, konservasi, bisnis dan wisata. Oleh karenanya dalam pembuatan rancangan tersebut melibatkan sejumlah ahli seperti dari Unesco, Jepang dan Austria.
''Rancangan induk kepariwisataan Borobudur, tidak sekedar membuat zona and line melainkan menyangkut banyak aspek, rancangan itu merupakan gambaran terbaik kepariwisataan Boroibudur,'' katanya menambahkan.
Master plan yang saat ini tengah digarap tersebut, menurut Pujo, mendorong upaya-upaya menggali potensi ekonomi kawasan Borobudur, kesejarahan, pertanian, industri kecil, keragaman, kerukunan, arekologis dan sektor-sektor lain yang terkait.'' ''Master plan pengembangan kepariwisataan Borobudur mencakup zona I sampai dengan V. Semua kegiatan pembangunan akan merangkul dan melibatkan masyarakat,'' tambahnya.



Travel




