WASHINGTON -- Senat Amerika mengikuti langkah DPR menyetujui paket stimulus ekonomi $787bn yang diajukan Presiden Obama. Hasil voting Senat itu membuka jalan bagi RUU stimulus ekonomi ditandatangani Presiden Obama menjadi UU. Voting itu sendiri berlangsung beberapa jam setelah DPR AS meloloskan RUU paket tanpa dukungan Republik.
Obama seperti dilansir Republika Newsroom Sabtu (14/2/2009) mengatakan, rencana paket yang mencakup potongan pajak dan belanja akan "menyelamatkan atau menciptakan lebih dari 3,5 juta pekerjaan".
Kubu Partai berargumentasi bahwa pemotongan pajak itu tidak memadai, dan perekonomian akan bertumpu pada utang beberapa tahun kedepan. Para anggota Kongres mencapai mencapai kata sepakat soal isi paket stimulus hari Rabu. Keseluruh 176 Republik dan tujuh Demokrat di DPR memberikan suara terhadap versi paket yang diperbaharui. Sebanyak 246 politisi Demokrat menyatakan mendukung. Di Senat, hanya tiga orang Republik memberikan dukungan kepada paket tersebut.
Namun, suara membangkang sudah cukup menurut ketentuan Kongres untuk menghentikan kubu Partai Republik menggunakan taktik blocking untuk menghambat rencana stimulus itu, dan paket itu lolos dengan perbandingan suara 60 lawan 38.



World


