YOGYAKARTA -- Akhir liburan sekolah Sabtu dan Ahad (11-12/7/2009) mungkin merupakan hari yang menyenangkan bagi petenis-petenis cilik. Terutama mereka yang mengikuti Turnamen Tenis Piala Ferry Raturandang di lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu dan Ahad (11-12/7/2009).
Petenis-petenis cilik dapat berlaga di lapangan untuk menguji kemampuan bermain tenisnya. Tentu ada yang menang dan ada yang kalah. Bagi mereka yang menang tentu sangat senang, apalagi mereka bisa memboyong piala dan sertifikat.
Hal ini terlihat ketika mereka menerima piala dari Ferry Raturandang setelah mereka menang bertanding dan berhak mendapatkan piala. Senyum terus mengembang pada petenis-petenis cilik sambil menimang piala yang didapatkan dengan usaha kerasnya. ''Ini pialanya seperti yang kemarin ya,'' komentar petenis cilik seusai menerima piala.
Sedangkan bagi yang kalah tidak perlu bersedih. Karena dari kekalahan ini bisa mengevaluasi permainannya. Apa yang harus diperbaiki, mungkin forehand, backhand, service, slice, food work dan lain-lain. Bila semua kelemahan ini bisa diperbaiki tentu petenis cilik ini akan bisa bermain lebih baik lagi.
Menurut Ferry Raturandang, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan daerah yang banyak mempunyai petenis cilik. Tentu ini sangat menggembirakan karena ia mengharapkan agar di masa datang akan lahir petenis handal dari daerah ini.
''Banyak permintaan untuk menggelar turnamen tenis di DIY dan Jateng. Semua bisa dilaksanakan hanya tinggal mengatur waktu sehingga banyak anak yang bisa ikut,'' kata Ferry di lapangan UNY Yogyakarta, Ahad(12/7/2009).
Ferry sendiri tampak tidak bisa menolak permintaan tersebut dan berjanji untuk menggelar di Kota Magelang. Namun Ferry belum bisa menentukan kapan hari yang tepat untuk menggelar turnamen ini di sana. ''Itu bisa diatur,'' tandas Ferry. ***








